Senin, 28 Mei 2012

Menggugat Sejarah Indramayu

Mendapat respon yang sangat besar dari berbagai kalangan yang saya yakin sangat pedeuli dengan arti kata ‘sejarah’ bagi sebuah bangsa. Mayoritas respon yang muncul adalah menanyakan keabsahan literatur sejarah yang ada saat ini, karena hanya berdasarkan bukti sekunder, menjadikan kisah sejarah Indramayu seperti sebuah dongeng atau cerita yang tidak ada buktinya dan dapat dikarang oleh siapa saja. Memang saat ini yang dianggap resmi sebagai catatan sejarah Indramayu adalah kisah dari Arya Wiralodra, bukti yang ada saat ini adalah makam dari Pangeran Arya Wiralodra yang sampai saat ini masih terawat dengan baik. Namun sejarah Indramayu tentunya bagi sebagian kalangan bukan hanya bersumber pada tokoh sentral Arya Wiralodra. Banyak tokoh lain yang saya yakin belum terdokumentasikan secara tertulis sehingga terjadi missing link sejarah antara satu dengan yang lainnya.
Bahkan menjadi pertanyaan ketika blog komunitas blogger ini menggunakan nama ‘wiralodra.com‘, apakah pendukung Wiralodra atau penggemar atau keturunan Wiralodra ????? Sedikit melenceng dari bahasan mengenai sejarah, pengambilan nama wiralodra sendiri didasarkan atas nama yang memang sudah cukup lama melekat bagi warga Indramayu, dan seharusnya nama Wiralodra dapat diterima oleh setiap warga Indramayu, terlepas dari kontroversi sejarah tentang Arya Wiralodra itu sendiri yang sampai saat ini masih berwujud ‘babad‘ atau ‘serat‘ yang isinya semestinya digali lebih dalam lagi oleh para pakar kebudayaan Indramayu.
Kembali ke masalah sejarah Indramayu, akar utama dari kaburnya sejarah Indramayu secara lengkap adalah karena kesadaran tentang sejarah masih sangat kurang, dalam artian kesadaran untuk mendokumentasikannya dalam bentuk yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah masih sangat rendah. Sejarah Indramayu tidak melulu soal Kali Cimanuk, tetapi meliputi sisi barat Indramayu seperti Haurgeulis dan Kandanghaur yang memiliki aroma Sunda dan juga sisi timur Indramayu seperti Karangampel  yang memiliki aroma Jawa (Cirebon).
Untuk urusan dokumentasi sejarah, pihak berwenang seharusnya membuka keran bagi yang merasa keberatan jika terdapat tokoh yang berperan dalam sejarah Indramayu tidak terdokumentasi di pusat sejarah Indramayu (Perpustakaan Daerah?). Dan juga membuka kembali kajian-kajian ilmiah tentang sejarah Indramayu.
Karena bangsa yang berjiwa besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan.

0 komentar:

Poskan Komentar



SMS GRATIS ANLOVSY

Sample Text

Arsip Blog

Label

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Followers